DihidupkanNya kita

By Romo Nobertus Desiderus OFM 07 Des 2017, 15:29:56 WIB Surat Gembala
DihidupkanNya kita

DihidupkanNya kita.

 

Kubur dan Kematian bagi kita mungkin adalah realitas yang menakutkan. Disanalah tempat berakhir segalanya: kecantikan/ketampanan hilang, kekayaan musnah, status - nama besar, kedudukan dan jabatan hancur, kemudian membusuk. Badan hina lebur dalam gelapnya makam. Semua yang hidup tak luput dari kematian yang kelihatannya menakutkan itu. Beragam pertanyaan muncul dari refleksi orang yang beriman atas kejadian tersebut, sia-siakah kebaikan orang hidup jika berakhir dengan kematian dan dikuburkan?

Tiga bacaan minggu ini sungguh menjadi titik terang bagi kesia-siaan sebuah kematian. Ada harapan dibalik kematian dan kubur. Kisah dibangkitannya Lazarus oleh Yesus adalah sebuah tanda yang mengandung makna ganda. Pertma menunjuk kepada kebangkitan kita pada akhir jaman. Kedua, tanda ini juga menunjuk pada hidup yang diberikan Yesus kepada kita sekarang melalui sakramen pembaptisan.

 

Baca Injil Yohanes 11:1-45, kisah Yesus membangkitkan Lazarus. Injil Yohanes menuliskan jelas, saat Yesus menerima kabar Lazarus kritis, Yesus tidak bergegas balik, Ia tetap tinggal mengajar 2 hari lagi, sehingga ketika Yesus balik ke Yudea, Lazarus sudah meninggal 4 hari lamanya. (sbg catatan adat Yahudi zaman itu, seseorang yang mati sakit kritis bisa hidup/ sembuh lagi dan biasanya ditunggu hitungan 3 hari, tetapi lewat dari 3 hari tidak mungkin orang tersebut bisa hidup kembali). Ketika Yesus mengatakan pada Marta bahwa Lazarus akan Ia bangkitkan, maka perempuan itu menjawab: “ Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada akhir jaman” (Yoh 11:24). Ditengah keraguan Marta, Maria dan semua orang yang berduka , Yesus langsung melanjutkan langkahNya untuk memanggil Lazarus dari balik batu kubur. Dan mereka semua melihat kuasa Anak Manusia yang terjadi saat itu. Roh yang diberikan Yesus menghidupkan Lazarus.

 

Seperti Martha, kita kadang mendorong kuat kuasa Allah begitu jauh kemasa depan sehingga kita tidak dapat mengakui kuat kuasaNya sedang bekerja dalam diri kita disini, ditempat ini juga dan sekarang, saat ini juga. Dia sungguh memberikan hidup pada kita melalui pembaptisan, suatu hidup iman sama seperti Dia memberikan hidup kepada Lazarus. Dalam iman kita akan paham, Roh Allah tinggal dalam diri kita, Kematian saat ini adalah kematian daging dan itu membawa kehidupan Roh yang datang.

 

Nabi Yehezkiel dalam bacaan pertama (Yeh 37:12-14) menuliskan visi yang kuat tentang Roh Allah akan membangkitkan umatNya ke hidup yang baru. Di lembah tulang-tulang kering, sang nabi bernubuat, : Hai nafas hidup, datanglah dari ke empat penjuru angin dan berembuslah ke dalam orang-orag mati ini, supaya mereka hidup kembali”. Seperti kebangkitan Lazarus, Yehezkiel menubuatkan hidup baru yang Allah berikan kepada kita hari ini. Allah tidak tinggal diam mengakhiri hidup dengan kematian tetapi Dia akan memberikan kehidupan dengan Roh-Nya sendiri. Roh Tuhanlah yang akan diam di dalam diri kita selanjutnya.

 

Sekarang kita lihat Surat yang ditulis Rasul Paulus kepada umat di Roma. Roma 8:8-11. Disini lebih jelas lagi bahwa bagi kaum beriman, Roh Allah yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam diri kita. Kapan? Saat pembaptisan, saat kita percaya. Bagaimana bisa? Karena sejak saat itu kita hidup bukan dalam daging lagi, melainkan dalam Roh. Daging adalah fana, Roh adalah hidup dalam kebenaran. Maksudnya? Bertobat dan berbuatlah sesuai yang Roh perintahkan kepadamu, salibkanlah keinginan daging, lepaskanlah keduniawian, jauhkanlah dosa. Serahkanlah hidupmu setiap waktu seturut Roh Allah yang tinggal dalam dirimu maka kebenaran dan kedamaian senantiasa membuat kau “hidup” saat ini, hingga kehidupan yang kekal.

 

Suki Hartanto,

Ditulis dengan awalan tulisan Romo Nobertus Desiderus OFMCap serta homily Romo pada misa Minggu sore 2 April 2017 Paroki Fransiskus Asisi Tebet.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Jadwal Misa Jumat Pertama

Paguyupan Lansia
Jumat 05 Januari 2018
                Pk. 08.30
Umum
Jumat 05 Januari 2018
                Pk. 18.00

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Foto Wilayah - Lingkungan