Hari Peringatan Kemartiran: Rasul Agung Petrus dan Rasul Agung Paulus

By Alex Rudatin 05 Des 2017, 17:49:04 WIB Orbitan Utama
Hari Peringatan Kemartiran: Rasul Agung Petrus dan Rasul Agung Paulus

Keterangan Gambar : 155 Hari Peringatan Kematian


Hari ini Gereja Katolik diseluruh dunia memperingati hari kemartiran kedua rasul agung tersebut. Predikat rasul agung disematkan karena kesetiaan, kesatriaan, dan keperwiraan kedua rasul tersebut, dalam mengimani dan mempercayai sekaligus mencintai Tuhan Yesus Kristus secara luar biasa.

Keduanya dibunuh sebagai martir pada zaman Kaisar Nero--kaisar imperium Romawi pada 67M, di Roma—dan itu adalah zaman di mana terjadi pengejaran (persecution), serta penganiayaan besar besaran kepada umat pengikut Tuhan Yesus.

Dalam kisah itu diceritakan bahwa Petrus dan Paulus berasal dari latarbelakang berbeda. Petrus sebagai nelayan dengan pendidikan minim, namun sangat setia dan mencintai Tuhan Yesus. Paulus yang bernama asli Saulus adalah seorang terpelajar. Dia menguasai seluruh ajaran dan kitab-kitab Yahudi. Namun dia juga punya kebencian luar biasa terhadap pengikut Kristus dan ingin melenyapkannya.

Dengan surat kuasa dari ulama besar Yahudi beserta pasukan tentara berkuda, dia bergegas ke Damascus, Syria, untuk menangkap dan menumpas pengikut Tuhan Yesus. Namun di tengah jalan, secercah cahaya dahsyat menimpa kudanya. Dia terjungkal dan jadi buta. Lalu terdengar suara, Saulus, Saulus mengapa engkau mengejar-ngejar Aku?” Ternyata itu adalah suara Tuhan Yesus dan dari situlah ada titik balik luar biasa. Saulus bertobat dan jadi pengikut Yesus yang sangat setia dengan nama baru Paulus.

Paulus dan Petrus mengajar di mana-mana, mewartakan ajaran Tuhan Yesus Kristus.

Paulus mendirikan gereja dibanyak tempat. Dia tekun mengingatkan jemaat gerejanya agar tetap setia pada Tuhan Yesus dan ajarannNya. Di kota-kota Korintus, Galatia, Efesus,  Kolose, Tesalonika, hingga ke Roma, Italia.

Di kota Roma ada 500 gereja Katolik dan 12 diantaranya berstatus Basilica (gereja besar). Kemudian empat dari 12 berstatus Basilica Agung, yaitu Santo Petrus, Santo Paulus, Santo Yohanes dan Basilica Agung Santa Maria.                                     

Novel Quo Vadis yang ditulis oleh pujangga Polandia, pemenang hadiah Nobel Kesusastraan bernama Henryk Sienkiewics dan diterbitkan 1905, mengisahkan penganiayaan besar-besaran pengikut Tuhan Yesus di Roma. Novel ini sudah diterjemahkan oleh pujangga Nur Sutan Iskandar dari Balai Pustaka berjudul Iman dan Kasih. Kemudian produser Hollywood mengangkat cerita novel Quo Vadis  dalam sebuah film dan diberi judul yang sama.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Foto Wilayah - Lingkungan