Optimalkan Kepintaran si Kecil dengan Nutrisi Yang Sesuai

By Team Komsos 09 Nov 2017, 18:02:24 WIB Potret Gereja
Optimalkan Kepintaran si Kecil dengan Nutrisi Yang Sesuai

Hai Mam, sudah seharusnya mengetahui tahapan penting di dalam kehidupan si kecil. Salah satunya, Mam harus tahu bahwa usia 1-5 tahun merupakan periode emas untuk mengoptimalkan kepintaran si kecil.

Jadi dibandingkan tahapan usia lainnya, dalam periode emasnya si kecil memiliki kemampuan lebih untuk menyerap informasi lebih maksimal.

Jika biasanya Mam dan Pap melatih kepintaran si kecil hanya berdasarkan kemampuan kognitif yang seperti merangkai kata, berhitung, dan mengenal beda, mulai sekarang ubah lah cara itu. Kepintaran si kecil tidak hanya diukur dari kepintaran kognitif atau yang sering disebut kepintaran akal.

Mulai sekarang, Mam harus mengukur kepintaran si kecil dari sinergi kepintaran akal, fisik, dan sosialnya. Lalu, seperti apa kepintaran akal, fisik, dan sosial si kecil?

Kepintaran akal atau kepintaran mental mencakup kemampuan anak berkomunikasi, memecahkan masalah, berpikir jernih, dan kritis. Kepintaran ini meliputi word smartnumber smartpicture smart, dan music smart.

Lalu kepintaran fisik erat kaitannya dengan perkembangan motorik yang biasa disebut body smart. Kepintaran fisik juga bisa dilihat dari kecakapan si kecil dalam mengeksplorasi alam atau sering disebut nature smart.

Sedangkan kepintaran sosial adalah kemampuan si kecil dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial dan mengendalikan diri sendiri. Masing-masing kepintaran itu sama pentingnya dan harus didukung dengan porsi yang sama.

Namun diperlukan dukungan berbeda untuk mengoptimalkan tiga jenis kepintaran tersebut. Berikut ini dukungan yang harus Mam perhatikan untuk mengoptimalkan ketiganya:

1. Dukungan untuk Kepintaran Akal

Jangan bingung mendukung kepintaran akal si kecil. Mam bisa memberikan asupan terbaik yang mengandung asam lemak esensial dengan mengandung omega 3 dan 6. Asam lemak Omega 3 (Asam alfa-linolenat) dan Omega 6 (Asam Linoleat) yang tidak dapat dihasilkan tubuh sangat penting untuk proses mengamati dan berpikir si kecil.

Di samping itu, lengkapi asupan nutrisi si kecil dengan Docosehaxaenoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA). Mam bisa mendapatkannya dari sarden, tongkol, salmon, tuna, udang, kerang, kacang kenari, dan minyak zaitun.

Sekadar informasi, jangan sampai Mam melewatkan asupan nutrisi yang mengandung kolin untuk si kecil. Kolin dibutuhkan untuk perkembangan otak, fungsi daya ingat, dan membantu proses komunikasi otak dengan organ-organ lain di tubuh. Sumber makanan yang mengandung kolin di antaranya telur, susu yang difortifikasi, brokoli, kubis, kembang kol, tahu, yoghurt, dan daging sapi tanpa lemak.

Nutrisi yang tak kalah penting yaitu zat besi. Nutrisi ini menjadi unsur paling penting untuk menjaga dan meningkatkan aktivitas saraf. Zat besi membantu kerja enzim yang penting untuk perangsangan saraf. Makanan sumber zat besi antara lain daging sapi, daging kambing, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Selanjutnya Mam harus memastikan si kecil tidak kekurangan Vitamin A. Sebab, Vitamin A penting untuk mendukung fungsi penglihatan, pertumbuhan tulang, dan membantu melindungi tubuh dari infeksi. Si kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan asupan vitamin A sebanyak 400 mikrogram per hari (AKG, 2013). Pastikan si kecil mengonsumsi wortel, bayam, ubi, dan paprika merah untuk mendapat asupan vitamin A yang cukup.

2. Dukungan untuk Kepintaran Fisik

Dukungan kepintaran fisik bisa Mam lakukan dengan memenuhi asupan nutrisi yang mengandung protein. Tenaga si kecil 10 persennya bersumber dari protein yang ia konsumsi.

Bisa dikatakan protein merupakan komponen esensial yang membantu si kecil tumbuh aktif. Sumber protein terbaik bisa ditemukan pada daging sapi, daging unggas, kuning telur, susu, dan kacang-kacangan.

Selanjutnya Alpha Lactalbumin berupa protein whey yang terdiri dari 20% total kandungan protein yang mudah dicerna. Protein whey dapat meningkatkan penyerapan mineral, menstimulasi fungsi daya tahan tubuh, dan memiliki efek prebiotik. Alfa Lactalbumin banyak terkandung pada daging, unggas, ikan, telur, dan susu yang difortifikasi.

3. Dukungan untuk Kepintaran Sosial

Setelah melengkapi asupan nutrisi terbaik untuk si kecil, Mam perlu mencari tahu cara untuk menstimulasikan kepintaran sosial si kecil. Kini, Mam bisa mendapatkan tipsnya di www.parentingclub.co.id.

Jangan sampai si kecil kekurangan asupan nutrisi terbaik yang harus didapatkannya. Selain itu, selalu dukung si kecil untuk menyinergikan kepintaran akal, fisik, dan sosialnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Foto Wilayah - Lingkungan